Rabu, 08 Februari 2017

MATERI JARINGAN DASAR



Rangkuman Materi
(Jaringan Dasar)
Jaringan Komputer
            Jaringan computer adalah gabungan dari 2 sistem computer atau lebih, yang saling terhubung melalui media komunikasi untuk komunikasi/ bertukar data.
            Ada 4 macam jaringan computer yang kita kenali, yaitu :
1.     PAN (Personal Area Network)
PAN digunakan untuk komunikasi dari PC ke perangkat atau sebaliknya. Ada 2 macam jaringan PAN, yaitu Wireless (nirkabel) dan kabel. Contoh :
Wireless     : Mouse Wireless dengan computer, Headset wireless dengan PC
Kabel         : Keyboard dengan PC desktop
2.     LAN (Local Area Network)
LAN adalah jaringan computer yang biasanya sebatas jaringan computer yang mencangkup kampus, gedung, kantor, dalam rumah sekolah/ yang lebih kecil. Biasanya menggunakan jaringan Ethernet dan wireless. Karakteristiknya :
1.      Mempunyai pesat data yang lebih tinggi
2.      Meliputi wilayah geografi yang lebih sempit
3.      Tidak membutuhkan jalur telekomunikasi yang disewa dari operator
Prinsip kerja LAN :
Prinsip kerja LAN dapat didefinisikan sebagai network/ jaringan sejumlah system computer yang lokasinya terbatas dalam 1 gefung, 1 kompleks gedung,/ suatu kampus dan tidak menggunakan media fasilitas komunikasi umum seperti telepon. Sebuah LAN dibatasi oleh lokasi secara fisik. LAN yang umum menggunakan hub/ switch, akan mengikuti prinsip kerja hub itu sendiri.
3.     MAN (Metropolitan Area Network)
MAN adalah jaringan computer seperti LAN, tetapi wilayahnya lebih luas, meliputi area perkotaan.
Karakteristik MAN :
1.      Meliputi area seluas 5-50 km. biasanya mencangkup perkotaan.
2.      MAN umumnya tidak dimiliki oleh 1 organisasi, MAN komunikasi linknya dan peralatan, umumya dimiliki oleh 1 konsorsium pengguna/ oleh penyedia layanan jaringan yang menjual pelayanan kepada pengguna.
3.      Sering bertindak sebagai jaringan kecepatan tinggi untuk memungkinkan berbagi sumber daya daerah. Hal ini juga sering digunakan untuk menyediakan koneksi bersama untuk jaringan lain dengan menggunakan link ke WAN.
4.      MAN berukuran lebih besar dan biasanya memakai teknologi yang sama dengan LAN.
5.      Hanya memiliki sebuah/ 2 buah kabel dan tidak memiliki elemen switching, yang berfungsi untuk mengatur paket melalui beberapa output kabel. Adanya elemen switching membuat rancangan menjadi lebih sederhana
4.     WAN (Wide Area Network)
WAN adalah jaringan computer antar wilayah, kota/ bahkan antar Negara/ bisa didefinisikan sebagai jaringan computer yang membutuhkan router dan komunikasi public.
Contoh : Jaringan Internet
Manfaat jaringan computer :
1.      Dapat saling berbagi sumber daya peralatan secara bersama
2.      Aplikasi dapat dipakai bersama
3.      Akses ke jaringan memakai nama, kata sandi, dan pengaturan hak untuk data-data rahasia, sehingga masing-masing pengguna memiliki otorisasi
4.      Komunikasi antar pemakai melalui e mail/ LAN conference
5.      Pengontrolan para pemakai ataupun pemakaian data secara terpusat
Kelemahan jaringan computer :
1.      Virus
2.      Not File/ data rusak/ hilang di tengah jalan
3.      Biaya à semakin banyak jaringan/ projek semakin banyak biaya
4.      Personality / SDM nya harus tidak boleh gaptek
OSI
            OSI (Open System Interconnection) adalah protocol yang dibuat dan dikembangkan oleh ISO (International Standarization Organisation). Protocol adalah himpunan aturan-aturan/ kaidah yang mengatur proses jalannya komunikasi data. Kaidah ini mengatur setiap aspek komunikasi jarngan hingga yang paling rinci, misalnya protocol harus mengatur bagaimana komunikasi data bermula, berlanjut dan diakhiri.
            Tujuan dari OSI adalah menunjukkan bagaimana bagian-bagian dari suatu system komunikasi jaringan dapat bekerja sama. Model ini hanya menetapkan kebutuhan apa yang harus dikerjakan, tidak menentukan bagaimana kebutuhan tersebut harus diimplementasikan. Implementasinya diserahkan kepada pihak pengembang yang mengerjakan protocol yang sesuai dengan OSI.
            OSI memiliki 7 lapis/ 7 layer, yaitu :
1.      Physical Layer
            Fungsi ini adalah menjelaskan spesifikasi listrik, mekanis, dan fungsional guna menangani data jaringan.
            Lapis ini menjelaskan proses yang menangani data sebagai stream (arus) bit biner yang mengalir melalui suatu perangkat keras tetapi tidak menyertakan standar untuk perangkat keras itu sendiri.
2.      Data Link Layer
Lapis ini menjelaskan proses untuk mendeteksi dan memperbaiki error data tingkat rendah selama transfer data antara lapis fisik dan lapis di atas lapis fisik.
3.      Network Layer
Lapis ini menjelaskan proses routing (pengedaran) data diantara alamat jaringan dan memeriksa apakah pesan sudah dikirim dengan lengkap dan akurat.
4.      Transport Layer
Lapis ini mencangkup fungsi penetapan hubungan yang sesuai, memulai transmisi data, dan membebaskan hubungan setelah transmisi selesai.
5.      Session Layer
Lapis ini mencangkup proses untuk mengontrol transfer data, menangani error transmisi dan pengangkutan, serta mengelola record transmisi yang dikirim
6.      Presentation Layer
Lapis ini mengontrol kaidah untuk memformat transmisi data. Misalnya lapis ini mencangkup spesifikasi untuk encoding dan decoding himpunan karakter.
7.      Application Layer
Lapis ini menjelaskan spesifikasi untuk lingkup dimana aplikasi jaringan berkomunikasi dengan layanan jaringan.
Protokol lainnya
            Selain OSI, ada juga protokol-protokol lainnya seperti TCP/IP, Netware, dan NetBios
1.  TCP/IP (Transmission Control Protokol/ Internet Protokol)
TCP/IP merupakann protocol standar, protocol ini pertama kali untuk menghubungkan komputer-komputer pemerintahan, dan saat ini menjadi dasar bagi internet, jaringan terbesar dari jaringan komputer di dunia.
Perkembangannya diawali dengan keikut-sertaannya dala system operasi LINUX pada sekitar tahun 1980 an. Keunggula TCP/IP adalah memiliki kompatibilitas dengan berbagai macam perangkat keras dan system operasi.
Transmission Control Protocol (TCP) menerima data dengan panjang sembarang dan membaginya ke dalam bagian-bagian berukuran 64 k (ukuran terakhir dapat lebih kecil)
Internet protocol (IP) mengambil bagian-bagian memeriksa ketepatan tiap bagian, menyelamatkannya ke tujuan, dan memastikan bahwa bagian-bagian tersebut sudah terkirim dengan urutan yang benar. Pada saat menyampaikan pesan ntuk IP, TCP, dapat menangani berbagai jenis pesan yang berbeda dengan cara yang berbeda.
1.    Simple Mail Transfer Protocol
Memproses pesan teks yang hanya berisi ragkaian karakter ASCII serta alamat sasaran
2.    File Transfer Protokol (FTP)
Merupakan himpunan kaidah pemrosesan data yang lebih banyak yang digunakan untuk memproses data yang lebih kompleks. Data yang memerlukan karakter non ASCII, / berisi karakter biner yang dapat dibaca oleh mesin. Dapat juga digunakan untuk mengotomasi pengiriman data, misalnya mengirim batch data yang berbeda-beda setelah beberapa jam.
3.    Telnet
Adalah himpunan kaidah yang memungkinkan user (local terminal) mengakses komputer lain pada jaringan (remote terminal). TCP/IP digunakan oleh hampir semua system berbasis UNIX, Banyan Vines, Microsoft LAN Manager, Novell Netware dan Microsoft Windows.
2.  Netware
       Netware telah memperkenalkan beberapa protocol tambahan khusus untuk netware, protocol ini seringkali memiliki juga fungsi yang terdapat dalam protocol standar, tetapi protocol ini terpadu penuh ke dalam system Netware.
       Protocol ini digunakan hanya pada jaringan Netware, untuk melengkapi protocol standar, dan dirancang agar Netware dapat bersaing melawan system lainnya yang membatasi implementasinya hanya pada protocol standar.
1.      Internetwork Packet eXchange (IPX)
Menangani pemeriksaan data dan tanggung jawab pengalamatan serupa dengan yang dijumpai dalam TCP/IP. Protocol ini menangani pesan antar jaringan (pesan yang dikiri diantara Netware dan Jaringan lain)
2.      Netware Core Protocol (NCP)
Mengelola aliran data antara client dan file server Netware untuk mendapatkan tingkat efisiensi maksimum
3.      Sequenced Packet eXchange (SPX)
Menggunakan fungsi NOS Netware untuk memeriksa keakuratan data
4.      Server Advertising Protocol (SAP)
Memanau proses logging (pencatatan) pada dan diluar jaringan, serta mengelola transfer pesan antar simpul pada antar jaringan keseluruhan
3.  NetBios (Network Basic Input/Output System)
       IBM Corporation mengembangkannya dalam upaya menyediakan sarana standar dalam menggunakan system operasi yang mendasari komputer guna mengakses layanan jaringan.
       NetBios adalah standar umum untuk jaringan peer to peer, misalnya LANtastic, dan invicible NET/30. Umumnya tidak digunakan untuk system jaringan yang sangat besar/ sangat kompleks.
Topologi
1.       Topologi Bus
Topologi yang menggunakan kabel tunggal, seluruh komputer saling berhubungan secara langsung menggunakan 1 kabel saja menggunakan kabel koaksial dan diletakkan menggunakan T-connector.
Kelebihan     :
1.      Mudah dikembangkan
2.      Tidak perlu kabel banyak
3.      Hemat biaya instalasi
Kelemahan   :
1. Tidak stabil
2. Tingkat deteksi kesalahan jaringan kecil
3. Sering terjadi antrian data
4. Untuk jarak jauh memerlukan repeater
2.       Topologi Ring
Seluruh komputer dihubungkan menjadi 1 membentuk lingkaran yang tertutup dan dibantu oleh token. Token berisi informasi yang berasal dari komputer sumber yang akan memeriksa apakah informasi tersebut digunakan oleh titik yang bersangkutan.
Kelemahan           :
1.      Tidak perlu banyak kabel
2.      Instalasi mudah
3.      Tidak terjadi tabrakan data
4.      Mudah dirancang
Kelebihan             :
1.      Peka kesalahan jaringan
2.      Sulit dikembangkan
3.      Jika 1 titik terganggu, maka yang lain ikut terganggu
3.       Topologi Star
Pada topologi ini setiap komputer langsung dihubungkan ke HUB. Fungsi HUB adalah untuk mengatur lalu lintas seluruh komputer yang terhubung.
Kelebihan             :
1.      Deteksi kesalahan mudah
2.      Mudah dikontrol
3.      Keamanan tinggi
Kelemahan           :
1.      Perlu banyak kabel
2.      Jaringan tergantung terminal pusat (HUB)
3.      Memakan biaya tinggi
4.       Topologi Tree
Merupakan hasil pengembangan dari topologi bus dan star. Terdiri dari topologi star yang dihubungkan ke topologi bus. Data dikirim dari pusat simpul yang lebih tinggi dahulu.
Kelebihan             :
1.      Mudah deteksi kesalahan
2.      Perubahan bentuk kelompok mudah dilakukan dan tidak mengganggu jaringan lain
3.      Mudah dikontrol
Kelemahan           :
1.      Perlu banyak kabel
2.      Cara kerja lambat
3.      Sering bertabrakan data
5.       Topologi Mesh
Merupakan rangkaian jaringan yang saling terhubung. Setiap komputer mempunyai titik yang siap berkomunikasi secara langsung dengan titik perangkat komputer lain.
Kelebihan             :
1.      Dinamis dalam memperbaiki setiap titik jaringan
2.      Data langsung dikirim ke tujuan tanpa melewati komputer lain
3.      Proses pengiriman data lebih cepat
Kelemahan           :
1.      Biaya pemasangan sangat besar
2.      Perlu banyak kabel
3.      Perlu banyak port I/O
4.      Proses instalasi rumit
6.       Topologi Linear
Merupakan perluasan dari topologi bus dimana kabel utama harus dihubungkan ke tiap titik kompter menggunakan T-connector / menggunakan kabel RJ-58
Kelebihan             :
1.      Sederhana jaringannya
2.      Hemat biaya
3.      Mudah dikembangkan
Kelemahan           :
1.      Deteksi kesalahan kecil
2.      Keamanan kurang terjamin
3.      Lalu lintas data tinggi


Selasa, 07 Februari 2017

CARA MEMBUAT KABEL UTP STRAIGHT & CROSS




MEMBUAT KABEL UTP STRAIGHT & CROSS


Kabel straight
Kabel straight merupakan kabel yang memiliki cara pemasangan yang sama antara ujung satu  dengan ujung yang lainnya.
Kabel straight digunakan untuk menghubungkan 2 device yang berbeda.
Urutan standar kabel straight adalah seperti dibawah ini yaitu sesuai dengan standar TIA/EIA 368B (yang paling banyak dipakai) atau kadang-kadang juga dipakai  sesuai  standar TIA/EIA 368A sebagai berikut:

Contoh penggunaan kabel straight adalah sebagai berikut :
  • Menghubungkan antara computer dengan switch
  • Menghubungkan computer dengan LAN pada modem cable/DSL
  • Menghubungkan router dengan LAN pada modem cable/DSL
  • Menghubungkan switch ke router
  • Menghubungkan hub ke router
Kabel cross over
Kabel cross over merupakan kabel yang memiliki susunan berbeda antara ujung satu dengan
ujung dua. Kabel cross over  digunakan untuk menghubungkan 2 device yang sama. Gambar dibawah adalahsusunan standar kabel cross over.
Contoh penggunaan kabel cross over adalah sebagai berikut :
  • Menghubungkan 2 buah komputer secara langsung
  • Menghubungkan 2 buah switch
  • Menghubungkan 2 buah hub
  • Menghubungkan switch dengan hub
  • Menghubungkan komputer dengan router
Dari 8 buah kabel yang ada pada kabel UTP ini (baik pada kabel straight maupun cross over) hanya 4 buah saja yang digunakan untuk mengirim dan menerima data, yaitu kabel pada pin no 1,2,3 dan 6.

Membuat kabel Straight dan Cross Over
Untuk membuat sebuah kabel jaringan menggunakan kabel UTP ini terdapat beberapa peralatan yang perlu kita siapkan, yaitu
  • kabel UTP
  • Connector RJ-45
  • Crimping tools
  • RJ-45 LAN Tester
contoh gambarnya seperti dibawah ini :
Kabel UTP Tipe Straight
Sekarang akan kita bahas cara pemasangannya. Yang pertama adalah cara memasang kabel UTP tipe straight. Untuk itu, lakukan langkah-langkah berikut:
  1. Kupas ujung kabel sekitar 2 cm, sehingga kabel kecil-kecil yang ada didalamnya kelihatan.
  • Pisangkan kabel-kabel tersebut dan luruskan. Kemudian susun dan rapikan berdasarkan warnanya yaitu Orange Putih, Orange, Hijau Putih, Biru, Biru Putih, Hijau, Coklat Putih, dan Coklat. Setelah itu potong bagian ujungnya sehingga rata satu sama lain.
Susunan kabel UTP tipe straight bisa Anda lihat pada gambar di bawah:

Setelah kabel tersusun, ambil Jack RJ-45. Seperti yang saya katakan tadi Jack ini terdiri dari 8 pin. Pin 1 dari jack ini adalah pin yang berada paling kiri jika posisi pin menghadap Anda. Berurut ke kanan adalah jack 2, 3, dan seterusnya.
 






Kemudian masukkan kabel-kabel tersebut ke dalam Jack RJ-45 sesuai dengan urutan tadi yaitu sebagai berikut:
    • Orange Putih pada Pin 1
    • Orange pada Pin 2
    • Hijau Putih pada Pin 3
    • Biru pada Pin 4
    • Biru Putih pada Pin 5
    • Hijau pada Pin 6
    • Coklat Putih pada Pin 7
    • Coklat pada Pin 8.
Masukkan kabel tersebut hingga bagian ujungnya mentok di dalam jack.







Masukan Jack RJ-45 yang sudah terpasang dengan kabel tadi ke dalam mulut tang crimping yang sesuai sampai bagian pin Jack RJ-45 berada didalam mulut tang. Sekarang jepit jack tadi dengan tang crimping hingga seluruh pin menancap pada kabel. Biasanya jika pin jack sudah menancap akan mengeluarkan suara “klik”.
Sekarang Anda sudah selesai memasang jack RJ-45 pada ujung kabel pertama. Untuk ujung kabel yang kedua, langkah-langkahnya sama dengan pemasangan ujung kabel pertama tadi. Untuk itu, ulangi langkah-langkah tadi untuk memasang Jack RJ-45 pada ujung kabel yang kedua.
Kalau sudah kemudian kita test menggunakan LAN tester. Masukkan ujung ujung kabel ke alatnya, kemudian nyalakan, kalau lampu led yang pada LAN tester menyala semua, dari nomor 1 sampai 8 berarti Anda telah sukses. Kalau ada salah satu yang tidak menyala berarti kemungkinan pada pin nomor tersebut ada masalah. Cara paling mudah yaitu Anda tekan (press) lagi menggunakan tang. Kemungkinan pinnya belum tembus. Kalau sudah Anda tekan tetapi masih tidak nyambung, maka coba periksa korespondensinya antar pin udah 1-1  atau belum.lihat gambar di bawah ini:








Kabel UTP Tipe Cross
Cara memasang kabel UTP tipe straight sudah saya jelaskan tadi. Sekarang saya bahas mengenai cara memasang kabel UTP tipe cross. Cara pemasangan kabel UTP tipe cross hampir sama dengan memasang kabel UTP tipe straight. Mengenai teknis pemasanganya sama seperti tadi. Perbedaanya adalah urutan warna kabel pada ujung kabel yang kedua. Untuk ujung kabel pertama, susunan kabel sama dengan susunan kabel UTP tipe straight yaitu:
    • Orange Putih pada Pin 1
    • Orange pada Pin 2
    • Hijau Putih pada Pin 3
    • Biru pada Pin 4
    • Biru Putih pada Pin 5
    • Hijau pada Pin 6
    • Coklat Putih pada Pin 7
    • Coklat pada Pin 8.
Untuk ujung kabel yang kedua, susunan warnanya berbeda dengan ujung pertama. Adapaun susunan warnanya adalah sebagi berikut:
  • Hijau Putih pada Pin 1
  • Hijau pada Pin 2
  • Orange Putih pada Pin 3
  • Biru pada Pin 4
  • Biru Putih pada Pin 5
  • Orange pada Pin 6
  • Coklat Putih pada Pin 7
  • Coklat pada Pin 8.
Hasil akhir kabel UTP tipe cross akan seperti ini:

Kesimpulannya adalah jika Anda memasang kabel UTP tipe straight maka susunan warna pada kedua ujung kabel adalah sama. Sedangkan cara pemasangan UTP tipe cross, susunan warna ujung kabel pertama berbeda dengan unjung kabel kedua. Nanti jika dites menggunakan LAN tester, maka nantinya led 1, 2, 3 dan 6 akan saling bertukar. Kalau tipe straight menyalanya urutan, sedangkan tipe cross ada yang lompat-lompat. Tapi yang pasti harus menyala semua setiap led dari nomor 1 sampai 8.lihat gambar di bawah ini :


Senin, 06 Februari 2017

KOMPONEN UTAMA SISTEM OPERASI

Komponen Utama Sistem Operasi

Sebelum kita bisa membuat sistem operasi sendiri kita harus mengetahui komponen-komponen utama yang ada di dalam sistem operasi. Di sini akan bahas kita satu-satu mengenai komponen yang ada di dalam sistem operasi. Setidaknya terdapat 7 bagian komponen yang ada di dalam sistem operasi.
7 Komponen-komponen utama sistem operasi
1. Process Management
Proses yang terjadi di dalam komputer merupakan proses yang dilakukan oleh processor. Membuka program/aplikasi sebanyak mungkin misalnya kita membuka aplikasi Microsoft Word, winamp, Microsoft Excel,  bermain game dalam waktu yang bersamaaan, pada saat itu juga prosessor juga memngerjakan semua itu dalam waktu yang bersamaan. Tetapi mengapa tidak terjadi deadlock atau tabrakan data sehingga menyebabkan eror atau komputer tidak dapat merespon? Di sini lah sistem operasi itu bekerja. Sistem operasi bekerja sebagai pengelola kerja prosessor sehingga prosessor tidak terjadi tabrakan data. Sistem operasi mengatur data/aplikasi/program mana yang harus di jalankan terlebih dahulu dan data/aplikasi.program mana yang harus menunggu. Proses-proses ini mengatur dari awal hingga akhir dan proses ini dapat berjalan jika sumber daya yang di butuhkan akan terpenuhi. Di situlah terjadi process management di dalam sistem operasi.
2. Memory Management
Memory di sini bukan berarti sistem operasi dapat menyimpan file-file seperti yang kita lakukan di dalam harddisk. Maksud memory di sini adalah tempat persinggahan atau tempat sementara data dan atau informasi yang di butuhkan prosessor yang nantinya akan di teruskan ke dalam prosessor. Sebelumnya mengenai process management untuk mengatur informasi yang di butuhkan oleh prosessor sehingga tidak terjadinya tabrakan data, di dalam memory inilah yang mengatur. jadi, data di simpan sementara di dalam memory ini, data yang di butuhkan akan di teruskan ke prosessor dan data yang belom di butuhkan akan di simpan di tempat ini terlebih dahulu. Struktur memory ini berbeda dengan struktur penyimpanan seperti harddisk, flasdisk, dll. Struktur ini memiliki metode metode untuk menyimpan dan mengeluarkan data dan atau informasi yang dibutuhkan oleh prosessor. Beberapa metode yang tidak asing bagi kita yaitu FAT dan NTFS. Jadi, FAT dan NTFS itu merupakan metode untuk penyimpanan sementara data dan atau informasi yang ada di dalam sistem operasi.
3. I/O(input output) Management
Sistem operasi berfungsi sebagai tempat mengatur input output yang terjadi dan sering disebut sebagai device manager yang menyediakan device driver agar perangkat yang digunakan lebih efisien. Misalnya di dalam membaca file di harddisk, CD-ROM, Flasdisk. Sistem Operasi mengatur agar perangkat-perangkat input output yang ada tidak terjadi tabrakan data sehingga masing-masing perangkat bisa bekerja sesuai penjadwalan. Penjadwalan di sini maksudnya adalah antrian proses, kapan perangkat tersebut digunakan dan kapan perangkat tersebut tidak digunakan.
4. File Management
Dari kata-kata “File Management” berarti sistem operasi melakukan tugas untuk mengatur file-file yang ada. Misalkan: menghapus dan membuat direktori, membuat dan menghapus file, mengatur letak file ke dalam memori sehingga file-file tersebut tertata rapi.
5. Pretection System
Dari kalimatnya sudah tidak asing lagi bagi kita. Protect berarti melindungi. Tugas sistem operasi juga sebagai pelindung, namun pelindung di sini bukan untuk melindungi komputer dari ancaman virus atau hacker. Tetapi pelindung di sini sebagai melidungi sumber daya yang digunakan atau bisa dikatakan bahwa sistem operasi mengontrol semua sumber daya yang digunakan. Mengatur data dan atau informasi yang harus dijalankan terlebih dahulu di dalam processor agar tidak terjadi deadlock atau tabrakan data. Membedakan data dan atau informasi yang sudah diberi ijin oleh prosessor untuk di teruskan ke dalam prosessor untuk diolah di dalam prosessor.
6. Networking
Networking atau jaringan atau bisa disebut sistem distribusi. Sistem distribusi merupakan kumpulan beberapa prosesor yang tidak membagi clock. sistem distribusi menydiakan user untuk akses susmber daya sistem. Akses sumber daya ini digunakan untuk mempercepat komputasi, meningkatan ketersediaan data, peningkatan keandalan.
7. Command Interpreter System
Sistem operasi bertugas untuk menunggu instruksi pengguna. Command Interpreter System yang digunakan oleh sistem operasi satu dengan sistem operasi yang lain berbeda dan bervariasi disesuaikan dengan tujuan dan I/O yang digunakan. contohnya: CLI, Windows, Pen-based()touch), dll.
Itulah 7 komponen utama dalam sistem operasi. Sehingga kita dapat mengetahui tugas apa yang dilakukan oleh sistem operasi ketika berjalan.

Minggu, 05 Februari 2017

Pengertian Sistem Komputer dan komponennya

Sistem komputer merupakan hal mutlak yang harus ada dalam sebuah perangkat komputer. Dalam sistem tersebut dikendalikan oleh beberapa perangkat yang sudah dirancang sedemikian rupa untuk bekerja secara sinergis antara satu perangkat dengan perangkat yang lain sehingga menciptakan sebuah kinerja komputer yang baik dan optimal. Beberapa hal terkait pengertian sistem komputer sekaligus rincian komponen-komponen yang ada dalam sistem tersebut dapat Anda simak di ulasan berikut ini.

Sistem komputer adalah sistem yang bekerja secara fungsional dalam sebuah kinerja komputer. Beberapa perangkat terdapat dalam sebuah sistem komputer yang dibutuhkan untuk mendukung satu sama lain. Perangkat-perangkat dalam sistem komputer tersebut antara lain: set instruksi (instruction set), perangkat lunak (software), perangkat keras (hardware) dan pengguna (brainware) komputer. Masing-masing perangkat memiliki fungsi yang berbeda-beda. Namun, dalam pengoperasianya perangkat-perangkat tadi bekerja secara bersamaan dengan saling mendukung. Oleh sebab itu, komputer diartikan bukan saja sebuah alat, melainkan sebuah sistem yang terdiri atas beberapa perangkat pendukung.
sistem komputer
Advertisement
Logikanya, apabila perangkat keras (hardware) bekerja tanpa perangkat lunak (software) ataupun penggunanya sendiri (brainware) maka kinerja dari perangkat keras tadi tidak berarti apa-apa. Pun, komputer juga tidak akan berfungsi apabila tidak diaktifkan oleh manusia sebagai pemegang peran brainware, bukan? Nah, dari contoh-contoh tadi dapat diambil sebuah intisari yang tertulis: Dalam sebuah komputer memang terdapat sistem yang mengharuskan seluruh perangkat sebagaimana penulis sebutkan tadi di awal bekerja secara sinergis antara satu dengan yang lain.

Sampai di sini, apakah Anda sudah paham tentang apa yang dimaksud dengan sistem komputer? Jika sudah, yuk mari kita simak ulasan berikutnya yang penulis sajikan untuk Anda dengan bahasan komponen-komponen apa saja yang terdapat dalam sebuah sistem komputer.

Komponen-komponen dalam sistem komputer terbagi dalam tiga (3) aspek, yaitu:

Perangkat Keras (Hardware)

Perangkat keras atau dalam bahasa asing disebut hardware ini memiliki arti sebagai perangkat dalam sebuah komputer yang wujudnya terlihat dan berbentuk fisik. Beberapa contoh perangkat keras antara lain: prosesor, motherboard, power supply, harddisk dan masih banyak lagi. Dalam perangkat keras sendiri masih dibagi menjadi empat (4) golongan, yaitu perangkat pemroses, perangkat input, perangkat output, dan perangkat penyimpanan data.

Perangkat Lunak (Software)

Perangkat lunak yang memiliki istilah asing software ini merupakan perangkat yang bekerja dalam konteks pemrograman. Dalam artian, perangkat lunak ini tidak berbentuk fisik seperti hardware. Perangkat lunak hanyalah sebuah program tak terlihat dalam sebuah komputer. Contoh komponen dari perangkat lunak adalah sistem operasi, aplikasi dan bahasa.

Manusia sebagai Pengguna (Brainware)

Untuk istilah ini, penulis rasa Anda sudah paham. Ya, brainware adalah orang yang mengoperasikan komputer yang memiliki andil dalam sebuah sistem komputer. Mengapa demikian? Sebab, apabila komputer tidak dioperasikan sama sekali oleh manusia, sama saja tidak berfungsi bukan? Mungkin pertanyaan tersebut sudah menjawab pengertian brainware secara keseluruhan. (Baca juga tentang: Jaring

Sabtu, 04 Februari 2017

KOMPONEN-KOMPONEN PADA SISTEM KOMPUTER



KOMPONEN-KOMPONEN PADA SISTEM KOMPUTER
Komponen pada sistem komputer terbagi 3, yang tidak bisa terpisahkan yaitu:
  1. Hardware(perangkat keras)
Perangkat yang dapat kita lihat dan dapat kita sentuh secara fisik, seperti perangkat perangkat masukan, perangkat pemroses, maupun perangkat keluaran. Peralatan ini umumnya cukup canggih. Dia dapat bekerja berdasarkan perintah yang ada padanya, yang disebut juga dengan instruction set tadi. Dengan adanya perintah yang dimengerti oleh mesin tersebut, maka perintah tersebut melakukan berbagai aktifitas kepada mesin yang dimengerti oleh mesin tersebut sehingga mesin bisa bekerja berdasarkan susunan perintah yang didapatkan olehnya.

a.      CPU
 CPU (Central Processing Unit) berperanan untuk memproses arahan, melaksanakan pengiraan dan menguruskan laluan informasi menerusi sistem komputer. Unit atau peranti pemprosesan juga akan berkomunikasi dengan peranti input, output dan storan bagi melaksanakan arahan-arahan berkaitan.
Prosesor terdiri dari sejumlah register yang merupakan memory yang berkecepatan tinggi dan berukuran kecil daripada main memory.

Fungsi register dalam processor antara lain adalah: User visible register, yang memungkinkan programmer dapat mengurangi penggunaan main memory dan merujuk ke register. Serta Control dan status register, yang memungkinkan untuk mengontrol operasi prosesor serta mengontrol operasi prosesor.

Eksekusi instruksi meliputi langkah-langkah berikut:
  1. Penentuan alamat instruksi berikutnya yang akan dieksekusi.
  2. Pengambilan instruksi dari lokasi yang ditunjuk tersebut, kemudian meletakkannya di register instruksi (Instruction Register) yang terletak berdampingan dengan Control Unit.
  3. Penterjemahan (decode) instruksi untuk mengetahui operasi apa yang harus dilakukan.
  4. Kalkulasi alamat operand (data yang akan dilibatkan dalam operasi), kemudian ambil operand tersebut.
  5. Melakukan operasi tertentu terhadap operand tersebut.
  6. Simpan hasilnya pada satu lokasidata, register atau memori.
  7. Pengecekkan terhadap keberadaan intrupsi. Jika ada, maka eksekusi instruksi berikutnya ditunda dan operasi instruksi dimulai.
      Interrupt merupakan sinyal yang menyebabkan processor menghentikan suatu pekerjaan tertentu dan berpindah untuk mengerjakan pekerjaan yang lain. Jenis-jenis interrupt antara lain:
     Software interrupt merupakan interrupt yang disebabkan oleh software atau sering disebut sebagai System Call, misalnya suatu program ini mencetak hasil ke printer.
     Hardware interrupt merupakan interrupt yang disebabkan oleh hardware yang terjadi karena ada akse dari perangkat keras, seperti penekanan tombol keyboard dan penggerakan pointer mouse, flash disk, DVD Room.

b.      Main Memory



Register CPU berukuran kecil sehingga tidak dapat menyimpan semua informasi, maka CPU harus dilengkapi dengan alat penyimpan berkapasitas lebih besar yaitu memori utama.

Terbagi menjadi dua yaitu:
1. Internal Storage

 adalah media penyimpanan yang terdapat didalam komputer yaitu:
RAM (Random Access Memory). Untuk menyimpan program yang kita olah untuk sementara waktu. Dapat diakses secara acak (dapat diisi/ditulis, diambil, atau dihapus isinya). Struktur RAM terbagi menjadi empat bagian utama, yaitu: Input Storage, digunakan untuk menampung input yang dimasukkan melalui alat input. Program Storage, digunakan untuk menyimpan semua instruksi-instruksi program yang akan diakses. Working Storage, digunakan untuk menyimpan data yang akan diolah dan hasil pengolahan. Output Storge, digunakan untuk menampung hasil akhir dari pengolahan data yang akan ditampilkan ke alat output.
ROM (Read Only Memory). Memori yang hanya bisa dibaca dan berguna sebagai penyedia informasi pada saat komputer pertama kali dinyalakan. Hanya dapat dibaca, tidak bisa mengisi sesuatu ke dalam ROM, sudah diisi oleh pabrik pembuatnya. Berupa sistem operasi yg terdiri dari program pokok, seperti program untuk mengatur penampilan karakter di layar, pengisian tombol kunci papan ketik untuk keperluan kontrol tertentu, dan bootstrap program.
Program bootstrap diperlukan pada saat pertama kali sistem komputer diaktifkan (booting), yang dapat berupa cold booting atau warm booting. Dimungkinkan untuk merubah isi ROM, dengan cara memprogram kembali, yaitu: PROM (Programmable Read Only Memory), yg hanya dapat diprogram satu kali. EPROM (Erasable Programmable Read Only Memory), dapat dihapus dgn sinar ultraviolet, dapat diprogram kembali berulang-ulang. EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read Only Memory), dapat dihapus secara elektronik dan dapat diprogram kembali.

2. External Storage
Perangkat keras untuk melakukan operasi penulisan, pembacaan & penyimpanan data, di luar komponen utama, yaitu :Floppy Disk, Hard Disk, CD Room, DVD

c.       Modul I/O



Perangkat masukan dan keluaran (I/O), adalah perangkat nyata yang dikendalikan chip controller di board sistem atau card. Controller dihubungkan dengan pemroses dan komponen lainnya melalui bus. Controller mempunyai register-register untuk pengendaliannya yang berisi status kendali. Tiap controller dibuat agar dapat dialamati secara individu oleh pemroses sehingga perangkat lunak device driver dapat menulis ke register-registernya sehingga dapat mengendalikannya. Sistem operasi lebih berkepentingan dengan pengendali dibanding dengan perangkat fisik mekanis.Perangkat I/O juga memindahkan data antara komputer dan lingkungan eksternal. Lingkungan eksternal dapat diantarmuka (interface) dengan beragam perangkat, seperti: perangkat penyimpan sekunder, perangkat komunikasi, terminal.
Interkoneksi antar komponen adalah struktur dan mekanisme untuk menghubungkan antar komponen dalam sistem komputer yang disebut bus. Bus terdiri dari tiga macam, yaitu :
  1. Bus alamat (address bus). Berisi 16, 20, 24 jalur sinyal paralel atau lebih. CPU mengirim alamat lokasi memori atau port yang ingin ditulis atau dibaca di bus ini.Jumlah lokasi memori yang dapat dialamati ditentukan jumlah jalur alamat. Jika CPU mempunyai N jalur alamat maka dapat mengalamati 2 pangkat N (2N) lokasi memori dan/atau port secara langsung.
  2. Bus data (data bus). Berisi 8, 16, 32 jalur sinyal paralel atau lebih. Jalur-jalur data adalah dua arah (bidirectional). CPU dapat membaca dan mengirim data dari/ke memori atau port. Banyak perangkat pada sistem yang dihubungkan ke bus data tetapi hanya satu perangkat pada satu saat yang dapat memakainya.
  3. c.       Bus kendali (control bus). Berisi 4-10 jalur sinyal paralel. CPU mengirim sinyal-sinyal pada bus kendali untuk memerintahkan memori atau port.
Sinyal bus kendali antara lain :
  1. Memory read, untuk memerintahkan melakukan pembacaan dari memori.
  2. Memory write, untuk memerintahkan melakukan penulisan ke memori.
  3. I/O read, untuk memerintahkan melakukan pembacaan dari port I/O.
  4. I/O write, untuk memerintahkan melakukan penulisan ke port I/O.
    2.    Software ( Perangkat Lunak )

     Rangkaian prosedur dan dokumentasi program yang berfungsi menyelesaikan masalah yang dikehendaki. Merupakan data elektronik yang disimpan sedemikian rupa oleh komputer itu sendiri, data yang disimpan ini dapat berupa program atau instruksi yang akan dijalankan oleh perintah, maupun catatan-catatan yang diperlukan oleh komputer untuk menjalankan perintah yang dijalankannya.

Operating System
Sistem operasi atau  operating system ialah Program dasar pada komputer yang menghubungkan pengguna dengan hardware  komputerPerangkat lunak yang dihubungkan dengan pelaksanaan program dan koordinasi dari aktivitas sistem komputer. Ada beberapa macam system operasi diantaranya adalah :

1.    Linux
2.    Windows
3.    Mac OS

Tugas sistem operasi termasuk (tetapi tidak hanya) mengurus penjalanan program di atasnya, koordinasi Input, Output, pemrosesan, memori, serta  penginstalan dan
pembuangan Software. Sistem operasi, menentukan program yang mana dijalankan, kapan, dan alat yang mana (seperti memori atau I/O) yang mereka gunakan. Sistem operasi juga memberikan servis kepada program lain, seperti kode (driver) yang membolehkan programer untuk menulis program untuk suatu mesin tanpa perlu mengetahui detail dari semua alat elektronik yang terhubung.

Application Program
Yaitu program komputer yang siap digunakan atau disebut juga program siap pakai. Program paket digunakan untuk aplikasi bisnis secara umum, aplikasi khusus dibidang
industri, aplikasi untuk meningkatkan produktifitas organisasi atau perusahaan dan aplikasi untuk produktifitas perorangan.Contoh :
1.    Microsoft Word
2.    Microsoft Excel
3.    CorelDraw X4
4.    Dll

Language Program

Language Program atau bahasa pemrograman adalah bahasa yang digunakan oleh manusia untuk berkomunikasi dengan komputer, karena komputer memiliki bahasa sendiri maka komputer tidak akan merespon selain menggunakan
bahasa Pemrograman, seperti :Bahasa komputer yang digunakan untuk menulis instruksi-instruksi program untuk melakukan suatu pekerjaan yang dilakukan oleh programer, seperti :
1.    Visual basic
2.    Turbo pascal
3.    Delphi

3.    Brainware

Brainware adalah orang yang mengoperasikan sebuah komputer, karena jika tidak ada orang yang mengoperasikan maka tidak akan dapat digunakan.


Jumat, 03 Februari 2017

Definisi Komputer

Definisi Komputer, Sistem Komputer dan Komponen Komputer

Komputer berasal dari kata Computare yang berarti Menghitung. Manusia sebenarnya sudah mengenal alat hitung sejak jaman dulu. Seperti Abacus atau lebih dikenal dengan sebutan Sempoa. kemudian ada lagi alat yang dinamakan Numerical Wheel Calculator (Pascalline) yang diciptakan oleh PASCAL dan dikembangkan oleh ilmuan lainnya yang bernama Leibniz. kemudian dilanjutkan penemuan baru yang diciptakan oleh Charles Babbage yang bernama mesin differensial  dan dikembangkan lagi menjadi analytical Engine. bisa kita gambarkan seperti ini:

So, dari ketiga pendapat tersebut dapat kita simpulkan bahwa komputer adalah seperangkat alat elektronik yang terdiri dari peralatan input, peralatan pengolah input (alat pemroses), dan peralatan output yang hasilnya berupa informasi, serta bekerja secara otomatis.
Sebelum kita masuk ke sistem komputer, alangkah lebih baiknya kita mengerti dahulu apa yang dimaksud dengan sistem secara umum.
sistem merupakan kumpulan dari beberapa bagian yang memiliki keterkaitan dan saling bekerja sama serta membentuk suatu kesatuan untuk mencapai suatu tujuan dari sistem tersebut. maksud dari suatu sistem adalah untuk mencapai suatu tujuan dan sasaran dalam ruang lingkup yang sempit.
contohnya adalah dalam tubuh kita terdapat sistem pencernaan yang didalamnya terdapat lambung, usus dan lain sebagainya. Adapun pengertian sistem menurut para ahli :
  1. Pengertian Sistem Menurut Indrajit (2001: 2) mengemukakan bahwa sistem mengandung arti kumpulan-kumpulan dari komponen-komponen yang dimiliki unsur keterkaitan antara satu dengan lainnya.
  2. Pengertian Sistem Menurut Jogianto (2005: 2) mengemukakan bahwa sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu. sistem ini menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan yang nyata adalah suatu objek nyata, seperti tempat, benda, dan orang-orang yang betul-betul ada dan terjadi.
  3. Pengertian Sistem Menurut Murdick, R.G, (1991 : 27) Suatu sistem adalah seperangkat elemen yang membentuk kumpulan atau procedure-prosedure/bagan-bagan pengolahan yang mencari suatu tujuan bagian atau tujuan bersama dengan mengoperasikan data dan/atau barang pada waktu rujukan tertentu untuk menghasilkan informasi dan/atau energi dan/atau barang.  .
  4. Pengertian Sistem Menurut Jerry FutzGerald, (1981 : 5) Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu.
  5. Pengertian Sistem Menurut Davis, G.B, (1991 : 45 ) Sistem secara fisik adalah kumpulan dari elemen-elemen yang beroperasi bersama-sama untuk menyelesaikan suatu sasaran
  6. Definisi Sistem Menurut Dr. Ir. Harijono Djojodihardjo (1984: 78) “Suatu sistem adalah sekumpulan objek yang mencakup hubungan fungsional antara tiap-tiap objek dan hubungan antara ciri tiap objek, dan yang secara keseluruhan merupakan suatu kesatuan secara fungsional.”
  7. Definisi Sistem Menurut Lani Sidharta (1995: 9), “Sistem adalah himpunan dari bagian-bagian yang saling berhubungan yang secara bersama mencapai tujuan-tujuan yang sama”

Nah, tadi kita sudah tahu pengertian sistem secara umum. sekarang, waktunya kita lihat pengertian Sistem komputer. 

Apa yang dimaksud dengan Sistem Komputer?
"suatu jaringan elektronik yang terdiri dari perangkat lunak dan perangkat keras yang melakukan tugas tertentu (menerima input, memproses input, menyimpan perintah-perintah, dan menyediakan output dalam bentuk informasi)"
 Intinya adalah Input, Proses dan Output. 


Komponen Komputer
Secara fisik, Komputer terdiri dari beberapa komponen yang merupakan suatu sistem. Komponen komputer ini termasuk dalam kategori elemen perangkat keras (hardware).
Berdasarkan fungsinya, perangkat keras komputer dibagi menjadi :
1. input divice (unit masukan)
Input device adalah unit yang berfungsi sebagai media untuk memasukkan data dari luar kedalam suatu memori dan processor untuk diolah guna menghasilkan informasi yang diperlukan. Input devices yang umumnya digunakan personal computer (PC) adalah Keyboard, mouse, joystick, touch pad, dan lain-lain.
2. Process device (unit Pemrosesan)
Process device adalah peralatan yang terdiri atas beberapa komponen hardware yang saling berhubungan dalam bertugas menerima input data, yang selanjutnya diproses menjadi informasi kepada brainware.
3. Output device (unit keluaran)
Output device adalah alat untuk menghasilkan informasi yang diperoleh dari hasil pemrosesan, yang dapat digolongkan menjadi empat bentuk, yaitu tulisan (huruf, angka, simbol khusus), image (dalam bentuk grafis atau gambar), suara dan bentuk lain yang dapat dibaca oleh mesin (machine-readable form).
4. Backing Storage ( unit penyimpanan)
Backing Storage adalah alat yang berfungsi sebagai penyimpan data dari hasil pemrosesan oleh process device.
5. Periferal ( unit tambahan) 
Periferal tambahan adalah peralatan yang bisa ditambahkan untuk keperluan tertentu. contohnya adalah modem untuk koneksi ke internet, webcame untuk menampilkan gambar pengguna komputer yang terhubung dengan pengguna lainnya ditempat yang berbeda. Alat ini tidak berpengaruh dengan sistem komputer.

Rabu, 01 Februari 2017

KONVERSI BILANGAN BINER, OCTAL, DESIMAL, DAN HEXADESIMAL

Hasil gambar untuk gambar logo sistem komputer

KONVERSI BILANGAN BINER, OCTAL, DESIMAL, HEXADESIMAL

Kali ini saya ingin memposting tentang cara konversi empat jenis bilangan yakni:

  • Bilangan biner (Bilangan berbasis dua, bilangannya: 0,1)
  • Bilangan octal (Bilangan berbasis delapan bilangannya: 0,1,2,3,4,5,6,7)
  • Bilangan desimal (Bilangan berbasis sepuluh, bilangannya: 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9)
  • Bilangan hexadesimal (Bilangan berbasis enam belas, bilangannya: 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,A,B,C,D,E,F)
Untuk pengertian jenis-jenis bilangan bisa dibaca di post saya sebelumnya.

Konversi bilangan adalah proses mengubah bentuk bilangan satu ke bentuk bilangan lain yang memiliki nilai yang sama. Misal: nilai bilangan desimal 12 memiliki nilai yang sama dengan bilangan octal 15; Nilai bilangan biner 10100 memiliki nilai yang sama dengan 24 dalam octal dan seterusnya.

Mari kita mulai:



Konversi bilangan biner, octal atau hexadesimal menjadi bilangan desimal.
Konversi dari bilangan biner, octal atau hexa menjadi bilangan desimal memiliki konsep yang sama.Konsepnya adalah bilangan tersebut dikalikan basis bilangannya yang dipangkatkan 0,1,2 dst dimulai dari kanan. Untuk lebih jelasnya silakan lihat contoh konversi bilangan di bawah ini;
  • Konversi bilangan octal ke desimal.
    Cara mengkonversi bilangan octal ke desimal adalah dengan mengalikan satu-satu bilangan dengan 8 (basis octal) pangkat 0 atau 1 atau 2 dst dimulai dari bilangan paling kanan. Kemudian hasilnya dijumlahkan. Misal, 137(octal) = (7x80) + (3x81) + (1x82) = 7+24+64 = 95(desimal).
    Lihat gambar:
  • Konversi bilangan biner ke desimal.
    Cara mengkonversi bilangan biner ke desimal adalah dengan mengalikan satu-satu bilangan dengan 2 (basis biner) pangkat 0 atau 1 atau 2 dst dimulai dari bilangan paling kanan. Kemudian hasilnya dijumlahkan. Misal, 11001(biner) = (1x20) + (0x21) + (0x22) + (1x2) + (1x22) = 1+0+0+8+16 = 25(desimal).
  • Konversi bilangan hexadesimal ke desimal.
    Cara mengkonversi bilangan biner ke desimal adalah dengan mengalikan satu-satu bilangan dengan 16 (basis hexa) pangkat 0 atau 1 atau 2 dst dimulai dari bilangan paling kanan. Kemudian hasilnya dijumlahkan. Misal, 79AF(hexa) = (Fx20) + (9x21) + (Ax22) = 15+144+2560+28672 = 31391(desimal).
Konversi bilangan desimal menjadi bilangan biner, octal atau hexadesimal.
Konversi dari bilangan desimal menjadi biner, octal atau hexadesimal juga memiliki konse yang sama. Konsepnya bilangan desimal harus dibagi dengan basis bilangan tujuan, hasilnya dibulatkan kebawah dan sisa hasil baginya (remainder) disimpan. Ini dilakukan terus menerus hingga hasil bagi < basis bilangan tujuan. Sisa bagi ini kemudian diurutkan dari yang paling akhir hingga yang paling awal dan inilah yang merupakan hasil konversi bilangan tersebut. Untuk lebih jelasnya lihat pada contoh berikut;
  • Konversi bilangan desimal ke biner.
    Cara konversi bilangan desimal ke biner adalah dengan membagi bilangan desimal dengan 2 dan menyimpan sisa bagi per seitap pembagian terus hingga hasil baginya < 2. Hasil konversi adalah urutan sisa bagi dari yang paling akhir hingga paling awal. Contoh:

    125(desimal) = .... (biner)
    125/2 = 62 sisa bagi 1
    62/2= 31    sisa bagi 0
    31/2=15     sisa bagi 1
    15/2=7       sisa bagi 1
    7/2=3         sisa bagi 1
    3/2=1         sisa bagi 1

    hasil konversi: 1111101
    Lihat gambar:
  • Konversi bilangan desimal ke octal.
    Cara konversi bilangan desimal ke octal adalah dengan membagi bilangan desimal dengan 8 dan menyimpan sisa bagi per seitap pembagian terus hingga hasil baginya < 8. Hasil konversi adalah urutan sisa bagi dari yang paling akhir hingga paling awal. Contoh lihat gambar:
  • Konversi bilangan desimal ke hexadesimal.
    Cara konversi bilangan desimal ke octal adalah dengan membagi bilangan desimal dengan 16 dan menyimpan sisa bagi per seitap pembagian terus hingga hasil baginya < 16. Hasil konversi adalah urutan sisa bagi dari yang paling akhir hingga paling awal. Apabila sisa bagi diatas 9 maka angkanya diubah, untuk nilai 10 angkanya A, nilai 11 angkanya B, nilai 12 angkanya C, nilai 13 angkanya D, nilai 14 angkanya E, nilai 15 angkanya F. Contoh lihat gambar:

Konversi bilangan octal ke biner dan sebaliknya.

  • Konversi bilangan octal ke biner.
    Konversi bilangan octal ke biner caranya dengan memecah bilangan octal tersebut persatuan bilangan kemudian masing-masing diubah kebentuk biner tiga angka. Maksudnya misalkan kita mengkonversi nilai 2 binernya bukan 10 melainkan 010. Setelah itu hasil seluruhnya diurutkan kembali. Contoh:
  • Konversi bilangan biner ke octal.
    Konversi bilangan biner ke octal sebaliknya yakni dengan mengelompokkan angka biner menjadi tiga-tiga dimulai dari sebelah kanan kemudian masing-masing kelompok dikonversikan kedalam angka desimal dan hasilnya diurutkan. Contoh lihat gambar:

Konversi bilangan hexadesimal ke biner dan sebaliknya.
  • Konversi bilangan hexadesimal ke biner.
    Sama dengan cara konversi bilanga octal ke biner, bedanya kalau bilangan octal binernya harus 3 buah, bilangan desimal binernya 4 buah. Misal kita konversi 2 hexa menjadi biner hasilnya bukan 10 melainkan 0010. Contoh lihat gambar:
  • Konversi bilangan biner ke hexadesimal.
    Teknik yang sama pada konversi biner ke octal. Hanya saja pengelompokan binernya bukan tiga-tiga sebagaimana pada bilangan octal melainkan harus empat-empat. Contoh lihat gambar:
Konversi bilangan hexadesimal ke octal dan sebaliknya
  • Konversi bilangan octal ke hexadesimal.
    Teknik mengonversi bilangan octal ke hexa desimal adalah dengan mengubah bilangan octal menjadi biner kemudian mengubah binernya menjadi hexa. Ringkasnya octal->biner->hexa lihat contoh,
  • Konversi bilangan hexadesimal ke octal.Begitu juga dengan konversi hexa desimal ke octal yakni dengan mengubah bilangan hexa ke biner kemudian diubah menjadi bilangan octal. Ringkasnya hexa->biner->octal. Lihat contoh;
Diantara fungsi konversi bilangan diantaranya adalah untuk menghitung maksimum usable host pada blok IP address.

Hasil gambar untuk emoticon
                                                                                                                           Kamis, 02 Februari 2017